Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

7 Tips Belajar Trading Saham Untuk Pemula, Agar Tetap Cuan

7 Tips Belajar Trading Saham Untuk Pemula, Agar Tetap Cuan

Last Updated on August 30, 2021 by way of Titi Setianing R

Dewasa ini, semakin marak antusias masyarakat terhadap trading saham. Banyak orang berbondong-bondong belajar buying and selling saham, yang merupakan kegiatan jual beli saham dan berharap mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli. Keuntungan ini dalam dunia pasar modal disebut dengan capital gain.

Apa sih bedanya trading saham dan investasi saham? Dalam investasi saham, investor akan memilih menahan sahamnya dalam jangka waktu lama. Hal ini karena investor mengharapkan keuntungan dari pembagian dividen, yaitu keuntungan perusahaan yang biasanya dibagikan in keeping with kurun waktu tertentu.

Ada tiga langkah utama yang perlu Anda ketahui tentang belajar mengenai trading saham.

Rekening saham tidak sama dengan rekening tabungan biasa. Proses pembuatannya dapat dilakukan dengan mendatangi perusahaan sekuritas dan menyiapkan fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, serta materai Rp6.000 sebanyak 2 lembar.

Kedua adalah menyetorkan dana. Nominalnya berbeda-besa sesuai dengan ketentuan masing-masing perusahaan sekuritas.

Mulai berinvestasi dengan melakukan transaksi saham. Senangnya, saat ini semua itu bisa dilakukan secara on-line.

Baca juga: 7 Perbedaan Reksadana dan Saham, Lengkap dengan Tips Memilih! Tips Belajar Trading Saham

Dalam bisnis trading saham, Anda harus sepenuhnya melakukan perhitungan dan pertimbangan saat akan menjual saham. Sebab, harganya bisa saja berbeda dalam waktu singkat. Di bawah ini beberapa hints belajar trading saham yang wajib Anda ketahui. Mengenal Pasar Modal dan Saham

Para pemula bisa mempelajarinya secara cuma-cuma dengan mendaftarkan diri di Sekolah Pasar Modal (SPM) yang difasilitasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Bursa Efek Indonesia (BEI) membagi Sekolah Pasar Modal (SPM) menjadi dua degree.

  • ]SPM Level 1, dengan materi berisi materi investasi di pasar modal, efek dan mekanisme perdagangan saham, struktur pasar modal di Indonesia, hingga acuan kepemilikan di sekuritas (AKSes).
  •  SPM Level 2, dengan materi analisis fundamental dan analisis teknikal.
Belajar Analisis Saham

Mempelajari analisis saham akan menuntun Anda dalam buying and selling saham yang tepat dan minimal menghindari kerugian (loss). Jika ingin benar-benar mempelajarinya, Anda bisa ikut SPM stage 2 yang akan memberikan materi dasar-dasar analisis saham, baik yang essential maupun teknikal. Buka Rekening Saham Online di Perusahaan Sekuritas

Membuka rekening saham on-line menjadi syarat utama. Membuat rekening saham pun saat ini bisa dilakukan secara on line dengan menyiapkan dokumen seperti KTP, NPWP, dan rekening tabungan. Deposit awal ke rekening dana investor. Mulai dari Modal Kecil

Meskipun semakin besar trading yang dilakukan dengan modal besar, sebaiknya bagi pemuda jangan terlalu memaksakan diri. Sembari mempelajari, sebaiknya Anda mulai dengan saldo kecil terlebih dahulu. Minimalkan kerugian yang tidak terduga dengan modal kecil. Trading dengan modal kecil juga membantu Anda dalam belajar dari kesalahan trading. Saham: Buy on Weakness dan Buy on Breakout

Harga saham itu fluktuatif. Kadang harganya turun, kadang harganya naik. Agar gak panik, belilah saham saat kondisinya purchase on weak spot. Apa itu purchase on weakness? Buy on weak point adalah membeli saham ketika harganya rendah atau berada pada titik assist. Kalau Anda telah mempelajari analisis teknikal, pasti paham dengan istilah support.

Selain itu, Anda juga bisa membeli saham saat kondisinya buy on breakout. Apa itu purchase on breakout? Buy on breakout adalah membeli saham saat harga menembus resistance. Istilah resistance juga Anda pasti pahami kalau belajar analisis teknikal. Perdalam dan Disiplin Terapkan Analisis Teknikal

Meskipun tidak ada analisis yang 100 persen gagal dan akurat, analisis teknikal akan membantu dalam membeli rumah saham untuk tujuan merealisasikan keuntungan (income taking). Dengan disiplin menerapkan analisis teknikal, Anda gak mudah ikut-ikutan panic shopping for atau panic promoting. Sebab Anda tahu kapan waktu membeli dan kapan waktu menjual. Belajar dari Pengalaman

Trading saham akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan keuntungan besar. Seringkali juga,  Butuh kesabaran dalam melakukannya dan jangan mudah menyerah karena mengalami kerugian. Belajarlah dari pengalaman. Semangat, ya!

Nah, itu 7 guidelines belajar buying and selling saham yang bisa Anda coba. Pastikan juga Anda belajar untuk menganalisa saham dengan baik. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Hati-hati! Ini four Ciri Investasi Bodong dan Cara Menghindarinya